MINA PADI
PENDAHULUAN
Mina padi merupakan usaha diversifikasi yang banyak memberikan keuntungan antara lain :
- Meningkatkan kesuburan tanah.
- Menekan pertumbuhan gulma.
- Menekan perkembangan hama padi.
- Terpeliharanya jaringan / saluran.
PENGERTIAN
Berdasarkan kegiatan, pengertian intensifikasi mina padi ada tiga yaitu :
- Penyelang ialah pemeliharaan ikan di sawah sambil menunggu persemaian.
- Palawija ikan ialah pemeliharaan ikan di sawah setelah tanaman padi, lama pemeliharaan 2-3 bulan.
- Mina Padi (Tumpang Sari) ialah pemeliharaan ikan bersama padi, waktunya setelah tanaman padi berumur 5 – 7 hari sampai dengan mulai berbunga.
Lahan sawah untuk mina padi sebaiknya :
- Subur, dengan pengairan yang cukup dan teratur.
- Dekat dengan pemukiman dan mudah dikontrol.
- Kurang mendapat gangguan hama ikan seperti ular, burung, sero, dll.
- Petakannya luas ; 500 – 1000 m².
- Dekat dengan pemasaran ikan.
PEMBUATAN KAMALIR
Kegunaan Kamalir :
- Memberi perlindungan terhadap ikan.
- Memberi keleluasaan bergerak pada ikan.
- Memudahkan panen.
Macam-macam Kamalir
![]() |
| Kamalir Mina Padi |
Ukuran Kamalir : Kamalir dibuat dengan ukuran lebar 40-50 cm, tinggi 25 – 30 cm, dan panjang bergantung panjang dan lebar petakan.
PELAKSANAAN INMINDI
- Penyelang
- Setelah pengolahan tanah selesai, lahan digenangi air.
- Tebarkan benih ikan ukuran 1 -3 cm dengan padat penebaran 30.000 ekor/ha.
- Lamanya pemeliharaan antara 18-25 hari atau menunggu bibit padi di persemaian.
- Tumpang sari
- Benih ikan ditanamkan 5 – 7 hari setelah tanam padi.
- Padat penebaran benih ikan 12.000 ekor/ha ukuran 3 - 5 cm.
- Sebelumnya di lahan sawah dibuat kamalir sesuai anjuran.
- Masa pemeliharaan ± 30 hari.
- Palawija Ikan
- Pemeliharaan dilakukan pada lahan pengairannya cukup, sebagai pengganti tanaman padi gadu/tanaman palawija.
- Sawah disiapkan sebagai kolam, pematang diperkuat dan dibuat kamalir keliling.
- Jerami ditumpuk di tengah petakan sebagai pakan alami untuk ikan.
- Padat penebaran benih ikan ukuran 5 – 8 cm dengan padat penebaran 5.000 ekor/ha.
- Lama pemeliharaan ± 3 bulan.
- Pakan tambahan :
- Dedak halus
- Pelet 3 % dari bobot ikan.
- Benih
- Jenis ikan yang dapat dipelihara antara lain ikan mas, tawes, mujaer dan nila
- Benih ikan untuk mina padi harus dipersiapkan lebih dulu jauh sebelumnya
- Penebaran Benih
- Benih ikan yang akan ditebarkan adalah benih hasil pijahan yaitu “Kabul” dengan ukuran 1 – 3 cm dan dipelihara sampai menjadi benih “Putihan” yaitu dengan ukuran 3 – 5 cm atau “Ngaramo” dengan ukuran 5 – 8 cm.
- Banyaknya benih ikan untuk tiap 30 bata/tumbak sawah (14 m2) yaitu sebanyak 1 (satu) cangkir
- Pada saat penebaran benih kabul, juga tebarkan benih putihan sebanyak 40 – 50 ekor per 10 bata sebagai “Pengiruh” untuk membantu ikan-ikan kecil dalam mencari/menggali makanan
- Pemeliharaan untuk usaha pendederan dapat dilakukan 2 (dua) kali yaitu 3 – 4 hari setelah padi di tanam sampai saat penyiangan pertama ayau 3 – 4 hari setelah penyiangan pertama sampai saat penyiangan kedua
- Pemeliharaan di Lahan Sawah
- Periksa galengan untuk mencegah kebocoran.
- Amati dari gangguan hama seperti belut, ular dan burung.
- Amati pertumbuhan padi, jika tidak normal (anakan kurang) turunkan air sampai 3 cm selama 3- 4 hari untuk memberi kesempatan padi beranak.
- Waktu panen sebaiknya dilakukan pagi hari atau sore hari.
- Panen dilakukan setelah lama pemeliharaan seslesai dan sesuai dengan ukuran ikan yang diinginkan.
- Keluarkan air dari petakan sawah sedikit demi sedikit sampai setinggi 2 cm
- Giringkankanlah ikan dengan menggunakan gagaruan agar ikan berkumpul pada kamalir
- Ikan dikamalir digiring kearah saluran pembuangan dan tangkap dengan ayakan
- Ikan yang sudah ditangkap simpan kedalam keranjang penyimpanan yang diisimpan dalam air yang bersih mengalir.

Comments
Post a Comment